Book Nurmelly
Berbagi cerita mu disini gratis
Misteri Burung Hantu Jadi-Jadian (Kisah Nyata)

Kabar tentang burung hantu jadi-jadian yg muncul disetiap malam, semakin ramai diperbincangkan, disetiap rumah, diwarung, dipos ronda, disawah, diempang, bahkan sudah menyebrang kebeberapa desa tetangga.. konon menurut cerita para saksi burung ini sering muncul dan bertengger diatap rumah orang hamil, atau dibatang pohon yg menghadap rumah orang hamil, selain itu burung ini juga sering mu
...readmore

 Category: 
 by admin   Post 01/02/2013  
★★★★★★
Cara Mengukur Tingkat Interpersonal Skill | Book Nurmelly
Cara Mengukur Tingkat Interpersonal Skill
Tambah ke Arsip Bookmark
Rating : ★★★★★★  (vote)
Category : Pelajaran | 14/10/2013
Penulis : admin

Seberapa tinggikah tingkat interpersonal skill pada diri kita?

Penilaian ini sangat subjektif karena sangat bergantung pada persepsi orang lain terhadap kita, atau juga persepsi kita sendiri terhadap diri kita. Bisa jadi, teman kerja kita akan menilai berbeda tentang kita, dibandingkan dengan istri/suami kita, atau teman sejawat kita yang lain, atau atasan/bawahan kita. Namun demikian, apapun penilaian orang atau diri kita terhadap diri kita, kita dapat menggunakan bahan ini untuk memerbaiki dan meningkatkan keterampilan interpersonal kita.

Berikan penilaian kita atas pertanyaan di bawah ini berdasarkan skala penilaian
sebagai berikut :
4 = Baik Sekali
3 = Baik
2 = Cukup
1 = Buruk

(a) Memahami orang lain
a. (3) Saya mendengarkan dengan penuh perhatian untuk memahami pemikiran seseorang
b. (2) Saya memerhatikan bahasa tubuh orang lain untuk memahami mereka dengan baik
c. (4) Untuk menghindari kesalahpahaman, saya mengajukan pertanyaan pertanyaan yang dapat memperjelas apa yang dikatakan pembicara
d. (2) Saya mampu merasakan apa yang dirasakan oleh orang lain
e. (2) Saya menafsirkan alasan yang mendorong orang-orang yang saya
kenal melakukan suatu tindakan

(b) Mengekspresikan pikiran dan perasaan dengan jelas
a. (2) Saya memberikan rincian yang cukup sehingga saya dipahami
b. (2) Orang suka mendengarkan saya
c. (2) Saya memahami sesuatu yang kompleks dan menerangkannya dengan jelas
d. (3) Saya mengatakan apa yang saya maksudkan dan rasakan
e. (3) Bila keterangan saya tidak jelas, saya membiarkan orang lain menanyakannya ketimbang meneruskannya dan menjelaskannya sendiri

(c) Menegaskan kebutuhan kita
a. (3) Sayalah yang menentukan apa yang akan saya lakukan atau tidak saya lakukan bagi orang lain
b. (2) Saya berterus terang ketika kebutuhan saya tidak terpenuhi
c. (4) Saya tetap tenang dan percaya diri ketika mendapatkan perlawanan
d. (3) Saya mempertahankan pendapat saya
e. (2) Saya tidak bisa menolak secara halus dan berdiplomasi

(d) Mempengaruhi orang lain
a. (3) Saya membangun hubungan dengan orang lain sebelum mencoba membujuk mereka untuk melakukan sesuatu
b. (3) Saya mencoba memahami pandangan orang lain sebelum saya mencoba meyakinkan mereka dengan pandangan saya
c. (3) Saya memberikan alasan yang meyakinkan untuk menerima cara pandang saya
d. (2) Orang tidak tertutup ketika saya memberikan masukan
e. (3) Saya memberikan kesempatan bagi orang untuk memikirkan apa yang telah saya ungkapkan kepada mereka

(e) Memberikan dan menerima masukan
a. (2) Saya memberikan penghargaan dan pujian dengan bebas
b. (3) Ketika saya mengkritik orang, saya menawarkan saran-saran untuk perbaikan
c. (2) Untuk memperoleh perspektif yang berbada, saya meminta masukan dari berbagai kalangan
d. (3) Saya meminta masukan dari orang lain untuk pengembangan diri saya, bukan untuk mencari pujian
e. (3) Saya mendengarkan masukan yang saya terima dari orang lain

(f) Menyelesaikan konflik
a. (2) Saya menghilangkan ketegangan antara diri saya dan orang lain dengan cara berunding
b. (2) Sejak dari awal, saya mencari kesepakatan ketimbang kemenangan
c. (2) Saya berusaha keras untuk memahami kebutuhan dan minat orang ketimbang berunding
d. (2) Saya memfokuskan usaha pada pemecahan masalah, bukannya menyalahkan orang lain ketika terbentuk pada masalah
e. (2) Ketika saya mencapai kesepakatan dengan orang lain, saya memastikan bahwa kita berpegang pada kesepakatan tersebut

(g) Bekerja sama dengan orang lain
a. (3) Saya meminta bantuan orang lain dan sebaliknya, saya membantu mereka
b. (3) Saya bekerja dengan sungguh-sungguh ketika kelompok perlu melakukan sesuatu
c. (2) Saya memperhatikan kesejahteraan orang lain seperti halnya kesejahteraan saya sendiri
d. (3) Saya memberitahukan apa yang sedang saya kerjakan jika hal itu berdampak terhadap mereka
e. (1) Saya memfasilitasi dan mengoordinasikan usaha-usaha yang dilakukan orang lain

Tags : definisi keterampilan kerja, interpesonal skill seseorang, pengertian interpersonal skill, cara manilai orang lain, cara mengetahui psikologis orang lain, keterampilan merespon, pentingnya keterampilan interpersonal skill, cara menyelesaikan konflik dengan seseorang, mengukur tingkat interpersonal skill

Download Cerita Hantu Nyata Android Apps Gratis
Download Cerita Curhat Cinta Android Apps Gratis

Baca cerita Cara Mengukur Tingkat Interpersonal Skill and free download
Rating : ★★★★★★  (vote)
Cerita Terkait :
Komentar :
Masukkan bilangan captcha berikut : 703