Book Vherolly
Berbagi cerita mu disini gratis
Cerita Pilihan :
Nissan Juke Terbang Nabrak Xenia 1 Keluarga 5 Tewas 1 Selamat | Book Nurmelly
Nissan Juke Terbang Nabrak Xenia 1 Keluarga 5 Tewas 1 Selamat
Rating : ★★★★★★  (vote)
Category : Berita | 23/04/2013
Penulis : admin

Jakarta - Mobil Nissan Juke AB 421 TA yang dikendarai oleh Muhammad Dwigusta Cahya (18) dipastikan berkecepatan tinggi diatas rata-rata batas kecepatan yang diperbolehkan di jalan tol. Berdasarkan rekaman Closed Circuit Television (CCTV) di tol, dalam tiga detik mobil itu menempuh 130 meter.

Hal itu diungkapkan Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Martinus Sitompul saat ditemui di Pos Polisi Cileunyi, Rabu (10/4/2013).

Hasil tersebut diperoleh berdasarkan perhitungan yang didapat dari rekaman CCTV di ruas tol.

"Dari rekaman CCTV, dihitung kecepatan dan laju (jarak) mobil Juke. Yaitu pada pukul 12.43.03 hingga 12.43.06, mobil Juke menempuh 130 meter," ujar Martinus.

Dari data tersebut, diperoleh hasil bahwa kecepatan Juke yaitu 156 km per jam.

"Tentu ini di luar ketentuan. Mobil itu overspeed. Sudah sangat jelas tersangka ini mengendarai dengan sangat kencang," tuturnya.

Polisi nyaris tidak percaya Agung Nugroho (12) selamat dalam kecelakaan maut di Tol Purbaleunyi, Bandung. Dari 6 orang di mobil, hanya siswa SMP ini yang terhindar dari celaka. Itu kejadian ajaib. Bagaimana dia bisa selamat?

"Agung bertubuh kecil, sempat menunduk saat mobil Nissan Juke menghantam mobil yang ditumpanginya," kata Kasatlantas Polres Bandung AKP Lukman Syarif di Unit Pelayanan Terpadu Kecelakaan Lalu Lintas Satlantas Polres Bandung, Pos Pol Cileunyi, Kabupaten Bandung, Senin (8/4/2013).

Bandung - "Agung tidak mengalami luka. Lecet pun tidak ada. Ajaib!" ucap Kasatlantas Polres Bandung AKP Lukman Syarif.

Begitulah reaksi Lukman saat ditanya soal Agung Nugroho yang selamat dalam kecelakaan tragis di Tol Purbaleunyi. Lukman menyampaikannya saat ditemui wartawan di Unit Pelayanan Terpadu Kecelakaan Lalu Lintas Satlantas Polres Bandung, Pos Pol Cileunyi, Kabupaten Bandung, Senin (8/4/2013).

Bocah berusia 12 tahun itu salah satu penumpang Daihatsu Xenia bernopol R 8181 NK. Di mobil Xenia ini, Agung bersama kedua orang tua, adik, serta kakek dan neneknya. Total ada enam orang berada dalam Xenia. Rombongan keluarga ini berangkat dari Sidareja Cilacap menuju Tangerang. Mereka hendak melayat keluarga yang meninggal.

Malapetaka tak terhindarkan di KM 135+700 Tol Purbaleunyi, Minggu (7/4/2013), siang. Nissan Juke bernopol AB 421 TA berkecepatan tinggi yang dikemudikan Muhammad Dwigusta Cahya (18) hilang kendali. Juke semula berada di jalur A (menuju Bandung) tiba-tiba terbang ke jalur B (menuju Jakarta). Waktu bersamaan, Xenia melintas dari jalur B.

"Mobil Juke loncat melewati median atau pembatas jalan ke arah berlawanan. Lalu menghantam bagian kanan mobil Xenia. Bagian kanan mobil Juke menabrak dengan menyerong ke belakang kanan Xenia. Saat itu Xenia tidak terseret, hanya berputar," tutur Lukman.

Agung luput dari maut. Ayah serta ibunya yakni Iwan Haryadi (35) dan Johana Trisnawati (34) meninggal dunia. Nasib serupa menimpa Julaeha (5), adik Agung. Insiden itu pun merenggut nyawa kakek serta neneknya yaitu Nikiodemus Samiono (70) dan Suprijatini (65). Kelima jenaah diautopsi di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

Xenia rusak berat. Ringsek. Serta bagian badan kanan dan atas mobil terkelupas. Bagian kiri Xenia atau tempat Agung berada, tampak utuh. Tiga kaca samping kiri tidak pecah berantakan. Orang awam berpikir tak ada orang selamat dengan melihat kondisi mobil tersebut.

Penuturan Lukman itu berdasarkan kisah Agung yang sempat dimintai keterangan beberapa jam setelah kecelakaan. Agung yang shock mendapat perhatian khusus saat berada di RS Bhayangkara Sartika Asih, Jalan Moch Toha, Kota Bandung. Muhammad Dwigusta Cahya (18), sopir Juke maut, turut dirawat di rumah sakit yang sama lantaran terluka.

"Agung trauma. Kemarin sejumlah Polwan langsung mendampingi. Dokter RS Sartika Asih pun menempatkannya di ruang khusus. Ya, kami hibur Agung. Dia (Agung) sudah kami tahu soal kecelakaan itu," papar Lukman.

Senin (8/4/2013), jenazah Nikiodemus Samiono dan istrinya, Supriati, dimakamkan di Sidareja, Cilacap. Sedangkan pasutri Iwan Haryadi dan Johana Trisnawati serta anaknya, Julaeha (5), dimakamkan di Purbalingga.

Agung duduk di samping ayahnya yang mengemudikan mobil Xenia. Sepanjang perjalanan, ia berada di kursi itu.

"Dia (Agung) sendirian berada di jok kiri depan. Pakai safety belt. Sejak berangkat dari Cilacap, Agung duduk di depan. Kendaraan sempat istirahat sebelum Nagreg," ucap Lukman.

Penuturan Lukman itu didasarkan dari petugas yang meminta keterangan dari Agung beberapa jam setelah kecelakaan. Berdasarkan pemeriksaan, Agung tidak terluka. Lecet pun tidak.

"Ajaib!" kata Lukman.

Agung sempat dirawat di RS Bhayangkara Sartika Asih, Jalan Moch Toha, Kota Bandung, karena shock. Bukan karena terluka parah. Saat ini, ia sudah berada di rumah duka untuk mengikuti pemakaman anggota keluarganya.

Dalam kecelakaan nahas itu, Agung kehilangan 5 anggota keluarga, yakni kedua orangtuanya, adik, dan kakek-neneknya. Mobil yang ditumpanginya ditabrak Nissan Juke di KM 135+700 di Tol Purbaleunyi, Bandung, Minggu (7/4). Juke melaju dari arah berlawanan dan kehilangan kendali serta terbang menabrak penumpang Xenia yang hendak ke Tangerang untuk melayat itu.

Pamer Speedometer 160KM/jam
Jakarta - Pengendara Nissan Juke, Muhammad Dwigusta Cahya (18) yang menabrak Daihatsu Xenia di tol Purbaleunyi beberapa kali memposting foto speedometer yang menunjukkan kecepatan tinggi. Dua foto speedometer tersebut menunjukkan kecepatan rata-rata 160 km/jam.

Keduanya diunggah di media sosial Instagram dengan nama akun gustadwigusta.

Foto pertama dengan keterangan foto #nissan #car #instagood #instagram #instadaily #photooftheday #bandung #indonesia diposting pada 91 hari yang lalu jika diakses pada hari ini, Senin (8/4/2013). Jarum speedometer yang tampak dalam foto itu hampir menyentuh angka 160 km/jam.

Gambar kedua dengan keterangan #indonesia #instagood #instadaily #photooftheday #nissan #juke #nissanjuke #bandung #car huhuiiii diposting pada 101 hari yang lalu. Di dalam foto ini, jarum bergerak melampaui angka 160/jam.

Terdapat komentar dalam foto tersebut dari akun Instagram bernama lintangsagoro yang mengatakan, "Ra sah ngebut ngebut le (Jangan ngebut-ngebut, nak-Red)".

Dwigusta membalas komentar tersebut dengan singkat. "Wkwk hehehehe " tulis mahasiswa Institut Teknologi Telkom, Bandung ini. Kedua foto tersebut sama-sama mendapat 9 'like'.

Berikut pameran gambar melalui instagram,

Gambar 1

Gambar 2

Gambar Pelaku

Gambar Kecelakaan

Pengakuan Saksi Mata

Ilustrasi

Sumber : http://www.medianesia.com/read/detil/2013/04/09/Agung-Korban-Nissan-Juke-Kini-Hidup-Sebatang-Kara

Sumber : http://news.detik..com/read/2013/04/08/055840/2213762/10/sopir-juke-maut-pernah-pamer-speedometer-160-km-jam-di-instagram?nd771104bcj

Sumber : http://autonetmagz.com/kecelakaan-maut-xenia-vs-nissan-juke-xenia-tidak-aman/

Semoga ini bisa menjadi pelajaran bagi kita semua.

Rating : ★★★★★★  (vote)
Add to Bookmark
View : 4436 kali
Cerita Terkait :